Suatu ketika di padang rumput yang luas pada saat yang bersamaan terdapat seekor rusa dan singa, seekor rusa terlihat berlari begitu cepat ketika mengetahui seekor singa tengah hendak menerkam dirinya dengan mengerahkan segala tenaganya si rusa tersebut berlari begitu kencang karena tak ingin menjadi santapan si singa, demikian juga sebaliknya seekor singa itu pun mencoba untuk mengejar karena tak ingin kelaparan lantaran kelaparan. Demikianlah sekilas gambaran dari realitas kehidupan rimba yang sering terjadi terkam menerkam.
Bagaimana dengan kita sebagai manusia apakah menjadi seekor rusa yang mana bila lambat dalam berlari niscaya akan termangsa, atau menjadi seekor singa bila tak mampu menyaingi kecepatan rusa nisacaya tak akan mendapat apa-apa. Satu-satunya pilihan terbaik adalah senantiasa terus berpacu dengan waktu yang begitu cepat berlalu agar tidak termangsa oleh cepatnya waktu itu sendiri dengan mengisinya dengan hal-hal yang terbaik.
Pada dasarnya setiap orang memiliki waktu yang sama yakni sama-sama 24 jam sehari, namun dengan waktu yang sama itu hasil yang diperoleh setiap manusia berbeda-beda, ada yang usahanya begitu maju dan berkembang dengan pesat namun ada juga yang tidak mengalami peningkatan bahkan mengalami kerugian dari hari-hari.
Ada yang mengatakan, jika kita ingin mengetahui siapakah manusia terbodoh, dialah yang tidak memanfaatkan modal waktu, tenaga serta kemampuannya dengan baik, waktu dibiarkan begitu saja berlalu dengan tindakan-tindakan yang tidak membawa manfaat baik untuk dirinya apalagi orang lain. Tidak bisa dipungkiri bahwa satu-satu yang tidak bisa direm adalah waktu, setiap orang punya jatah yang sama yang naik kelas dan juga yang tidak naik kelas sebenarnya memiliki kesempatan belajar yang sama semuanya bergantung pada kemampuan mengatur waktu.
Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
Rasulullah bersabda “sebaik-baik manusia adalah mereka yang diberi panjang umur dan baik amalnya dan sejelek-jelek manusia adalah mereka yang diberi panjang umur namun jelek amalannya (HR. Ahmad)
Dari firman Allah dan hadis Nabi di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa setiap manusia yang terus bertambah umurnya akan mengalami kerugian kecuali orang yang dapat memanfaatkan waktu untuk empat perkara, menguatkan keimanannya atas kebenaran, berusaha menjadikan segala perbuatannya sebagai amal shalih, mendakwahkan kebenaran serta terus melatih kesabaran. Wallahu a’lam
;D
semoga kita bisa menjadi manusia yang amanah terhadap waktu, amin